Banyak pemilik kucing menganggap perut kucing yang membuncit sebagai hal lucu atau tanda kucing kenyang. Namun ketika perut terlihat gendut sementara bagian tubuh lain justru semakin kurus, tulang punggung terasa menonjol, dan berat badan tidak naik, kondisi ini tidak boleh diabaikan.
Perut kucing yang gendut tapi badannya kurus sering kali merupakan tanda gangguan kesehatan, bukan sekadar faktor genetik atau kebiasaan makan.
Ciri Kucing dengan Perut Buncit tapi Tubuh Kurus
Kondisi ini biasanya mudah dikenali. Perut terlihat besar atau menggelambir, tetapi:
-
Tulang rusuk dan tulang punggung terasa jelas
-
Paha dan bahu tampak mengecil
-
Nafsu makan bisa tetap tinggi
-
Berat badan tidak bertambah atau justru turun
Banyak pemilik bingung karena kucing tampak “lapar terus” tetapi tidak pernah gemuk secara proporsional.
Penyebab Paling Umum: Cacingan
Penyebab paling sering dari perut kucing yang buncit tapi tubuh kurus adalah infeksi cacing, terutama cacing gelang dan cacing pita. Cacing hidup di dalam usus dan mengambil nutrisi dari makanan yang seharusnya diserap tubuh kucing.
Akibatnya, meski kucing makan banyak, nutrisinya “dicuri” oleh cacing. Perut terlihat membesar karena gas, cairan, atau kumpulan parasit, sementara bagian tubuh lain justru kekurangan gizi.
Pada beberapa kasus, pemilik bisa melihat:
-
Cacing keluar bersama feses
-
Fragmen kecil seperti beras di sekitar anus
-
Diare atau feses berlendir
Penumpukan Gas dan Gangguan Pencernaan
Gangguan pencernaan kronis juga bisa menyebabkan perut membuncit. Ketidakseimbangan bakteri usus, makanan yang sulit dicerna, atau intoleransi tertentu dapat memicu penumpukan gas di perut.
Kucing dengan kondisi ini sering terlihat:
-
Perut keras atau terasa penuh
-
Kentut berbau tajam
-
Sering menjilat perut
-
Kadang disertai muntah ringan
Cairan di Perut (Ascites) – Kondisi Serius
Pada kasus tertentu, perut kucing membesar karena penumpukan cairan di rongga perut. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penyakit serius seperti gangguan hati, jantung, atau infeksi virus tertentu.
Ciri yang patut diwaspadai:
-
Perut membesar cepat
-
Terasa lunak seperti berisi air
-
Kucing lemas dan nafas cepat
-
Nafsu makan menurun drastis
Jika perut buncit disertai kelesuan, kondisi ini membutuhkan penanganan dokter hewan segera.
Lemak Perut yang Tertinggal (Primordial Pouch)
Tidak semua perut kucing yang tampak besar menandakan penyakit. Beberapa kucing memiliki lipatan lemak alami di perut bawah, yang dikenal sebagai primordial pouch. Namun, pada kondisi ini tubuh kucing tetap proporsional dan tidak tampak kurus di bagian lain.
Jika tubuh kucing terlihat sehat secara keseluruhan, aktif, dan berat badan stabil, kemungkinan besar ini bukan masalah medis.
Apa yang Harus Dilakukan Pemilik Kucing
Jika perut kucing tampak gendut tetapi badannya kurus, langkah pertama adalah jangan menunda observasi. Perhatikan perubahan berat badan, pola makan, feses, dan tingkat aktivitas.
Pemberian obat cacing secara teratur, makanan berkualitas, serta kontrol kesehatan rutin sangat membantu mencegah kondisi ini. Jika setelah obat cacing perut tetap membesar atau kucing semakin lemas, pemeriksaan lebih lanjut sangat disarankan.
Kesimpulan
Perut kucing yang gendut tapi tubuhnya kurus bukan hal yang normal. Dalam banyak kasus, ini adalah tanda cacingan atau gangguan pencernaan, dan pada kondisi tertentu bisa menandakan penyakit serius. Memahami perbedaan antara perut buncit alami dan gejala penyakit adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan kucing secara menyeluruh.
Kucing tidak bisa mengeluh dengan kata-kata, tetapi tubuh mereka selalu memberi sinyal. Tugas pemiliklah untuk membaca tanda-tanda itu dengan bijak.
No comments:
Post a Comment